Postingan

Boys Love :)

Hi, call me blaze... --gak, bohong. Bukan blaze. Jadi, sekian lama gak posting karena satu_males, dua_males, ketiga gatau mau nulis apa, keempat gak ada waktu, kelima... alasan yang dari dulu masih sama_karena gak bisa nulis.  Gue teringat pernah tulis cerita yang bertemakan #boyslove yang gak niat sebelomnya, dan sempat gue baca lagi. HEMM, gimanaaa gitu gue bacanya -___- Ada banyak sebenarnya cerita yang mau gue tumpahkan ke dalam tulisan atau postingan disini, tapi masalahnya gue gak pandai bercerita dan gak pandai menulis. Seandainya gue punya kemauan menulis pun pasti gue akan malas pada akhirnya. GAK KONSISTEN itu yang jadi masalah dalam diri gue selama ini. Hehe... --jadi maksudnya nulis intro seperti ini, untuk apa? JADI, gue berniat untuk menulis cerita fiksi yang bertemakan BoysLove lagi. Tapi entah gue harus nulis cerita dari sudut pandang gue, tokoh utama, atau gimana. Karena jujur gue sendiri malas baca, sehingga cara tulis cerita dari sudut pandang mana-man...

Kumur2

Hi... Mungkin ini waktunya dimana gue bosen diem, cape kerja, males mikir, dan bertanya "sampe kapan gue harus gini?" Jadi, belakangan ini, salon tempat gue kerja rame banget. Gue dan teman2 selaku staff gak bisa apa2 kecuali tetep mencoba kasih well service ke pelanggan dlm keadaan apapun termasuk di hina. Ada beberapa kondisi dalam hidup gue yang bikin gue down. Kayak, gak didukung orang yang gue harap ngedukung, dan gak bisa dapetin apa yang gue mau. Selain itu, di hina. Siapa sih yang suka di hina... Ditambah lagi kalo hinaan itu sama sekali enggak cocok didiri lu. Omg thats piss me off! Katanya sih "resiko lah namanya juga kerja langsung terjun ke lapangan". Iya resiko, tapi resiko buat gue karna langsung terjun kelapangan itu akan datang ketika gue membuat keputusan yang harusnya gak gue ambil tapi gue ambil... Yeah thats my fault, kalian bisa hina gue... Karena gue salah. Nerima resiko di hina pelanggan atas kebodohan pelanggan itu bukan urusan gue. D...

Apology

I just remember, at first post in this year, I wrote "So, I am officially employed, since 15th January 2015. U guys no need to know what I am doing when I am working, I still can chill with my phone for sure." BUT... I did! after the first post, I just posting about my job, not only my job. My jobdesk also. Osi jadi enggak konsisten gini sih (emg pernah konsisten?) Hai~ katanya sih mau rutin posting blog as a diary. But... teori. Hahaha Ada banyak alasan kenapa gue gak nulis. Salah satunya MALAS. Ada beberapa alasan kenapa gue malas nulis. salah satunya BAD MOOD. Dan ada alasan kenapa gue bisa bad mood. Yaitu... I cant tell u here :(( That was my first really hard week, in this year. Being bullied, my body, my feeling, everything. Haha drama. Gue punya banyak masalah tapi gue lebih punya banyak cara untuk melupakan masalah haha (realy?) Just let it flow... inget kan ada pepatah "badai pasti berlalu" gue suka tuh pepatah itu. Itu doang yang bisa bikin gue s...

Job Matters

Jadi, hari ini gue berdialog dengan customer yg latar belakangnya Ibu2 ber-anak 3. Sebelum gue handle si Ibu, gue dan Yukari_senior di tempat kerja gue cek kondisi si Ibu, krn si Ibu bilang kaki nya ada farises gitu. Setelah gue ngomong banyak sm Yukari, Yukari keluar dan si Ibu nanya "kamu bisa bahasa Inggris ya mbak?" Gue cuma jawab "biasa aja bu hehe lebih prefer ke jepang sih" I wasn't talking english anyway... lalu ekspresi si Ibu "oooh". Setelah setengah jalan pengerjaan, si Ibu nanya "kamu belajar bahasa jepang sm inggris dmn mbak? Les ya? Apa dapet pelatihan dr sini?". Sambil ngerjain, gue jawab "enggak Ibu, saya kuliah, sastra jepang karna saya suka bahasa jepang, kl bahasa inggris emang udah belajar dr jaman SD". Lalu si Ibu nanya gue kuliah dimana, setelah gue jawab, si Ibu kaget haha... Disini gue gatau apa yg pasti gue rasa setelah si Ibu bilang "kamu kuliah? Di b****!? Kok mau kerja kayak begini?". PAUS...

Welcome back post!

It's quite noisy here. Yea u know the end of the world... woops no! The end of year 😆 HAPPY NEU JAHRRRRRR Sebelum gue ketik postingan/ email ini, gue teringat cara posting yg cukup praktis. Agak lupa sama alamat emailnya, makanya gue coba untuk cari sent items email di akun google mail gue, nihil haha. Dan akhirnya gue nemu! (Well sometimes proccess no need to be told ya :v hehe) postingan sebelum nya itu tanda test gue. Iya aitakatta, AKB48 bukan JKT48!!! So, why I decided to start write here again? Gak kenapa2 sih :v haha. I'm trying not to be mainstream... (maybe) mungkin karena buat gue, slain cerita sama teman,  disini aja yg gak akan dihujat (banget) kalo gue cerita panjang lebar 😂 fak men, classic! Coba bayangin gua cerita panjang lebar di Facebook_ socmed yg menemukan gue sm arif itu udah gak se-friendly dulu, yang ada gue bisa di hujat ngiahahahha. Twitter_ this socmed used to be my mouth, before online shop booming :v Time flies! Change everything~ And I...

Test

Im listening aitakatta now

Something First

HAI~ Gw berniat tutup penulisan gw di blog ini di postingan ke 362 (setelah menghapus beberapa unimportant entry). hmm, kalo jadi sih hehe. Postingan yang katanya akan jadi postingan terakhir gw ini gw persembahkan buat kekasih gw yang jarang kesebut di blog alay gw ini. His name, Arif. I called him Arip because it's simply easy to say. hehe ( love you, rip ) Well, first I'll tell you how did I meet my Arif, uh I mean Arip :p We never met before, we know each other by social media,  Facebook . Thank Mark you made my life! Kami saling kenal berkat game Song Pop, game tebak lagu yang waktu itu lagi agak hits lewat Facebook , well thanks again Mark . Sebelum game itu, kami adalah orang-orang yang terlihat hanya berbicara di facebook masing-masing ( yes that I was thinking about you Arip ) lalu kami bisa dibilang semakin akrab berkat game Moodo Marble. Ini awal mula gw dan Arip berbicara "aku / kamu". Lupa sih tanggalnya, sekitar Febuari 2013 deh kalo g...