"You guys are totally different"

Having a homosexual brother is not that simply. Terutama ketika lo tau siapa pacarnya. Apalagi kalau Jun lagi bareng Aaron depan mata gue. Gue kadang ngga sengaja kebayang bagaimana mereka bercumbu -.,- Awkward...
Gue ngga sering sih hangout bareng mereka. You know... I’m just an outsider. Lagi pula, gue tinggal di kost daerah depok, karena gue udah mulai kuliah di Univ negeri katanya terbaik disini. Gue satu kost-an sama Hanna, cuma beda kamar, sampe sekarang gue ngga ngerti kenapa wanita suka banget kamar luas. Jadi gue lebih sering hangout bareng Hanna only. Atau sama teman kuliah gue.
Hanna pernah bilang, kalau Jun selama magang ngga tidur dirumah Ibu. Tapi tidur di apt Aaron didaerah Jakarta selatan. Iya. Mereka seperti living together. Jun juga mahasiswa tingkat akhir sibuk urus ini itu jadi emang jarang pulang kerumah Ibu.
Setelah hampir dua bulan terakhir kali gue ketemu Jun dan sama pacarnya. Siang itu gue sengaja mampir ke coffe shop yg baru buka dideket area kampus.
“Julian?”
“...”
“Suka kemari?”
“Ngga. This is my first time”
“Ohh...”
Hebat, pikir gue waktu itu. Aaron langsung bisa panggil nama gue tanpa ragu (haha) hari itu hari pertama gue menyapa dgn banyak kata dengan stranger. Well basically dia bukan stranger sih, maksud gue selain teman kuliah gue dan Hanna. Bahkan gue masih menganggap Jun adalah stranger 😂
Pertemuan gue ngga berhenti disitu. Beberapa hari setelah itu, gue sengaja mampir hanya untuk beli kopi, dan lagi, gue ketemu Aaron, di bar table dengan laptop pinknya (wow). Pikir gue, Aaron itu senga, tapi kenyataannya 2x accidentally meet 2x pula dia negor gue duluan.
Dua minggu setelah pertemuan kedua gue sama Aaron, gue pergi ke coffe shop itu lagi, dengan tujuan cari wifi untuk ngerjain tugas. Hari itu gue sama sekali gak inget kalau pernah ketemu 2x sama Aaron.
“Julian! Sini!”
“...”
“Lo suka kesini ya?”
“Harusnya gue yang nanya, karna stiap kali gue kesini pasti ada lo”
“Haha. Iya. Abis disini PW banget”
“pewe? Apa tuh pewe?”
“Dasar bule! PW tuh posisi wenak haha”
“Hemm okay new word haha”
Sedikit-sedikit tanda stranger di jidat Aaron mulai pudar. Aaron yang semula gue sangka senga, ternyata low profile. Dipertemun gue yang ke tiga ini, gue banyak tau, salah satunya ternyata Aaron itu designer. Dia ngga kerja tp punya projek banyak yang siap dia kerjain. Dan kenapa laptopnya pink? Karena dia beli itu secondhand, katanya isinya masih bagus, gak peduli luarnya. Nice person 😁
Wait... you have to know. When I was hanging out together with Aaron, Aaron never talked about Jun. I almost forgot that I did hang out with my BF brother. No. This is not hangout, we just accidentally meet.
***

Muhammad Aaron
His age, 3years older than the triplets. That’s why Jun and Hanna call him “kakak”. But except for Julian. He graduated from his university only by 3years. Cum laude.
His favorite phrases : I’m free as bird (because yeah he always free when everyone ask to hangout) 

Postingan populer dari blog ini

Love Struck (2)

RANDOM

YSeries peptalk