TRIPLETS
Sudah hampir dua minggu gue di Jakarta, setelah stay sebulan di Surabaya sejak gue datang ke Indonesia. Gue berada di lingkungan keluarga, tapi gue seperti anak SD yang baru masuk kelas diantara kawan-kawan yang sudah pada kenal.
Why? How can? It is way too complicated to explain.
Look, I'm just gonna tell you, how sucks having a twin. NO. It is not only a twin, but TWINS, I mean triplets. Gue terlahir kembar, kembar tiga, identik. Dimana fenomena gue dan kembaran gue ini terjadi satu banding enam belas juta dari setiap kehamilan di dunia.
Bukan masalah tentang keberadaan gue dan kembaran gue yang punya fisik agak mirip. Well, masalah sih, sedikit. Kalau orang belum biasa melihat gue dan kembaran gue pasti bilang "mirip banget" dan "Sumpah sih, Julian versi laki nya Hanna banget" atau di tepok dengan kerasnya sama orang yang gak lo kenal "Jun... you are excalated change!!". Hellaaaw I am not fuckin Jun! Do you know that feel? Pain right in the asssss.
Dari semua orang yang gue temui selama gue di Indonesia, ada satu orang, yang akhirnya bisa membedakan gue__Julian, kembaran gue__Junet dan Hanna. Namanya Aaron. Dia ini temen kembaran gue__Junet. Gue ketemu dia dibandara, Junet jemput gue dan Hanna, diantar Aaron. Entah kenapa, momen pertama pertemuan gue sama Aaron, gue merasa seperti sudah kenal sama Aaron. So familiar with him. Mungkin karena dia mirip temen gue di Aussie, dia berdarah Korea, tinggi, putih, good looking, tapi bedanya ngga murah senyum, dan agak sedikit arogan sih mukanya.
"Juuuuuun!!"
Gue pikir, karena Hanna jarang ketemu Junet, jadi saat bertemu langsung histeris panggil nama Junet didepan orang banyak. Sampai gue terkejut (haha). Tapi gue salah, ternyata setiap bertemu Junet, Hanna selalu panggil Junet dengan suaranya yang keras itu. Dan, Hanna itu ngga bisa bicara cuma sedikit.
"Juuun apa kabar? Hanna kangen! Sehat Jun? Hai Kak Aaron!! Oh iya, ini Julian. hehe" sampai sekarang gue ngga menegrti tawa awkward nya Hanna itu untuk apa.
Itu adalah awal pertemuan gue dengan kembaran laki gue__Junet setelah sekian lama, dan kawannya__Aaron.
Hanna :"Juli mirip banget kan sama kamu!?"
Junet :"ya namanya juga kembar Han."
Hanna :"Gimana menurut Kak Aaron? Juli sama Junet gantengan mana?"
Aaron : "mm, Gantengan Juli..."
Junet : "maksudnya apa kayak gitu?"
Aaron : "hahaha... becanda."
Mereka__ Aaron, Junet, dan Hanna terlihat akrab, ngga seperti teman, seperti ada hubungan yang lebih dari teman. Sedangkan gue, hanya outsider.
Di perjalanan menuju rumah naik mobil Aaron, ada pembahasan yang mengarah ke "kenapa kami bisa di split"
Jadi, kalau dari cerita yang gue denger dari bokap. Waktu itu gue dibawa Eyang gue sama Istri barunya, orang sana pokoknya, ke Aussie. Kenapa kok dibawa? Waktu itu, disaat Istri eyang gue divonis ngga bisa punya anak, bertepatan gue dan kembaran gue lahir. Karena kondisi nyokap gue yang masih labil, nyokap gue merelakan gue untuk dibawa pergi. Trus ngga ada pengorbanan gitu? Bokap gue awalnya ngga ngebolehin, tapi nyokap gue yang ngotot dengan alasan, ngga bisa ngurus anak sekaligus tiga. Akhirnya bokap gue merelakan gue dibawa, selama yang merawat masih keluarga sendiri, jadi ngga masalah.
Aaron : "Oh... complicated, but why you just come to jakarta this earlier?"
Julian : "My grandpa and grandma is dead."
Aaron : "Oh, sorry..."
Julian : "No, that's okay."
Junet : "disana panas ngga? disini mah panas banget loh Jul."
Julian : "disana panas, karena rumah kami ditepi pantai."
Aaron : "oh lu bisa bahasa... udah mikir keras gue ngomong pake bahasa inggris dari tadi"
He is so funny... but yet no smile.
Hanna : "Hanna ngga nyangka kalau Jun sama Juli semirip ini tau. Kalian itu cuma dibedakan kulit sama postur tubuh hehe"
Aaron : "Beda! mirip dari mana dah Han, gue kalo ketemu Juli di jalan juga pasti gue tau itu Juli."
Hanna : "karena Kakak tau Jun gak bakal ada dijalanan?"
Junet : "Hanna no baka!"
Yes! Jun and Hanna sometimes speaks japanese. I dont know why but I am annoyed.
Julian : "Some people in surabaya thought I was Junet..."
Aaron : "you guys are totally different."
Junaedi Rohan Hendrawan
Junaida Rohanna Hendrawan
Julian Rihan Hendrawan
Having the same name is normal for twins. But some name might be not the same because might be have another meaning.
They was born almost in 5-12minutes different time. Junet came at 11:53 pm and Hanna came at 11:57pm at the end of June, which mean their birthdate is 30 June. But, Julian came, right 11 minutes after Hanna came, yes! Julian came at first of July that's why Julian has different first name.
Why? How can? It is way too complicated to explain.
Look, I'm just gonna tell you, how sucks having a twin. NO. It is not only a twin, but TWINS, I mean triplets. Gue terlahir kembar, kembar tiga, identik. Dimana fenomena gue dan kembaran gue ini terjadi satu banding enam belas juta dari setiap kehamilan di dunia.
Bukan masalah tentang keberadaan gue dan kembaran gue yang punya fisik agak mirip. Well, masalah sih, sedikit. Kalau orang belum biasa melihat gue dan kembaran gue pasti bilang "mirip banget" dan "Sumpah sih, Julian versi laki nya Hanna banget" atau di tepok dengan kerasnya sama orang yang gak lo kenal "Jun... you are excalated change!!". Hellaaaw I am not fuckin Jun! Do you know that feel? Pain right in the asssss.
Dari semua orang yang gue temui selama gue di Indonesia, ada satu orang, yang akhirnya bisa membedakan gue__Julian, kembaran gue__Junet dan Hanna. Namanya Aaron. Dia ini temen kembaran gue__Junet. Gue ketemu dia dibandara, Junet jemput gue dan Hanna, diantar Aaron. Entah kenapa, momen pertama pertemuan gue sama Aaron, gue merasa seperti sudah kenal sama Aaron. So familiar with him. Mungkin karena dia mirip temen gue di Aussie, dia berdarah Korea, tinggi, putih, good looking, tapi bedanya ngga murah senyum, dan agak sedikit arogan sih mukanya.
"Juuuuuun!!"
Gue pikir, karena Hanna jarang ketemu Junet, jadi saat bertemu langsung histeris panggil nama Junet didepan orang banyak. Sampai gue terkejut (haha). Tapi gue salah, ternyata setiap bertemu Junet, Hanna selalu panggil Junet dengan suaranya yang keras itu. Dan, Hanna itu ngga bisa bicara cuma sedikit.
"Juuun apa kabar? Hanna kangen! Sehat Jun? Hai Kak Aaron!! Oh iya, ini Julian. hehe" sampai sekarang gue ngga menegrti tawa awkward nya Hanna itu untuk apa.
Itu adalah awal pertemuan gue dengan kembaran laki gue__Junet setelah sekian lama, dan kawannya__Aaron.
Hanna :"Juli mirip banget kan sama kamu!?"
Junet :"ya namanya juga kembar Han."
Hanna :"Gimana menurut Kak Aaron? Juli sama Junet gantengan mana?"
Aaron : "mm, Gantengan Juli..."
Junet : "maksudnya apa kayak gitu?"
Aaron : "hahaha... becanda."
Mereka__ Aaron, Junet, dan Hanna terlihat akrab, ngga seperti teman, seperti ada hubungan yang lebih dari teman. Sedangkan gue, hanya outsider.
Di perjalanan menuju rumah naik mobil Aaron, ada pembahasan yang mengarah ke "kenapa kami bisa di split"
Jadi, kalau dari cerita yang gue denger dari bokap. Waktu itu gue dibawa Eyang gue sama Istri barunya, orang sana pokoknya, ke Aussie. Kenapa kok dibawa? Waktu itu, disaat Istri eyang gue divonis ngga bisa punya anak, bertepatan gue dan kembaran gue lahir. Karena kondisi nyokap gue yang masih labil, nyokap gue merelakan gue untuk dibawa pergi. Trus ngga ada pengorbanan gitu? Bokap gue awalnya ngga ngebolehin, tapi nyokap gue yang ngotot dengan alasan, ngga bisa ngurus anak sekaligus tiga. Akhirnya bokap gue merelakan gue dibawa, selama yang merawat masih keluarga sendiri, jadi ngga masalah.
Aaron : "Oh... complicated, but why you just come to jakarta this earlier?"
Julian : "My grandpa and grandma is dead."
Aaron : "Oh, sorry..."
Julian : "No, that's okay."
Junet : "disana panas ngga? disini mah panas banget loh Jul."
Julian : "disana panas, karena rumah kami ditepi pantai."
Aaron : "oh lu bisa bahasa... udah mikir keras gue ngomong pake bahasa inggris dari tadi"
He is so funny... but yet no smile.
Hanna : "Hanna ngga nyangka kalau Jun sama Juli semirip ini tau. Kalian itu cuma dibedakan kulit sama postur tubuh hehe"
Aaron : "Beda! mirip dari mana dah Han, gue kalo ketemu Juli di jalan juga pasti gue tau itu Juli."
Hanna : "karena Kakak tau Jun gak bakal ada dijalanan?"
Junet : "Hanna no baka!"
Yes! Jun and Hanna sometimes speaks japanese. I dont know why but I am annoyed.
Julian : "Some people in surabaya thought I was Junet..."
Aaron : "you guys are totally different."
***
Junaedi Rohan Hendrawan
Junaida Rohanna Hendrawan
Julian Rihan Hendrawan
Having the same name is normal for twins. But some name might be not the same because might be have another meaning.
They was born almost in 5-12minutes different time. Junet came at 11:53 pm and Hanna came at 11:57pm at the end of June, which mean their birthdate is 30 June. But, Julian came, right 11 minutes after Hanna came, yes! Julian came at first of July that's why Julian has different first name.